Selasa, 15 Juli 2008

Kota Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Berita

Kota Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Berita


Wali Kota Sorong Dilantik
dengan Pengamanan Ketat

Sorong-Dengan pengamanan ketat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong periode 2007-2012, JA Jumame dan Hj Baisara Wael, Senin (11/6), di Gedung Oksigen Plan Sorong dilantik oleh Gubernur Provinsi Papua Barat, Abraham Atururi dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Sorong, yang dipimpin ketuanya, Yahya Solossa.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Muspida Provinsi Papua dan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Yoris Raweyai, Simon Morin dan Roberd Ferdinal, Sekjen Depdagri Progo Nurjaman serta undangan sekitar 5.000 orang.
Gubernur Provinsi Papua Barat Graham Artururi dalam sambutannya menyerukan kepada masyarakat di Kota Sorong untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong terpilih dan menghilangkan perbedaan dan silang pendapat.
Dengan demikian, program-program pemerintahan dan pembangunan di Kota Sorong dapat berjalan mengingat Sorong merupakan pintu gerbang dan tolok ukur kemajuan Provinsi Papua Barat.
Gubernur mengharapkan kepada kedua pejabat terpilih setelah dilantik, jadilah pemimpin seluruh masyarakat Kota Sorong. Apalagi Wali Kota terpilih menjabat yang kedua kalinya. Ia diminta memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang-bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Sorong Yahya Solossa pada kata pengantarnya ketika membuka rapat paripurna khusus mengharapkan kepada semua pihak yang masih berseteru dan masih menyimpan dendam politik untuk segera mengakhiri dan melupakan masa lalu, kemudian membuka lembaran baru untuk membangun kebersamaan, persaudaraan sebagai sesama anak adat dalam nuansa penuh kekeluargaan dan saling memaafkan. “Tidak ada manfaatnya terus berseteru menyimpan dendam dan silang pendapat, hanya karena kepentingan sesaat,” ujarnya.
Kapolresta Sorong AKBP Jimmy Tuilan menjawab pertanyaan SH membenarkan telah melakukan pengamanan ketat pada pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Sekitar 700 anggota polisi dan Brimob dikerahkan disertai dengan penembak jitu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena proses Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong memanas

Sorong-Dengan pengamanan ketat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong periode 2007-2012, JA Jumame dan Hj Baisara Wael, Senin (11/6), di Gedung Oksigen Plan Sorong dilantik oleh Gubernur Provinsi Papua Barat, Abraham Atururi dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Sorong, yang dipimpin ketuanya, Yahya Solossa.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Muspida Provinsi Papua dan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Yoris Raweyai, Simon Morin dan Roberd Ferdinal, Sekjen Depdagri Progo Nurjaman serta undangan sekitar 5.000 orang.
Gubernur Provinsi Papua Barat Graham Artururi dalam sambutannya menyerukan kepada masyarakat di Kota Sorong untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong terpilih dan menghilangkan perbedaan dan silang pendapat.
Dengan demikian, program-program pemerintahan dan pembangunan di Kota Sorong dapat berjalan mengingat Sorong merupakan pintu gerbang dan tolok ukur kemajuan Provinsi Papua Barat.
Gubernur mengharapkan kepada kedua pejabat terpilih setelah dilantik, jadilah pemimpin seluruh masyarakat Kota Sorong. Apalagi Wali Kota terpilih menjabat yang kedua kalinya. Ia diminta memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang-bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Sorong Yahya Solossa pada kata pengantarnya ketika membuka rapat paripurna khusus mengharapkan kepada semua pihak yang masih berseteru dan masih menyimpan dendam politik untuk segera mengakhiri dan melupakan masa lalu, kemudian membuka lembaran baru untuk membangun kebersamaan, persaudaraan sebagai sesama anak adat dalam nuansa penuh kekeluargaan dan saling memaafkan. “Tidak ada manfaatnya terus berseteru menyimpan dendam dan silang pendapat, hanya karena kepentingan sesaat,” ujarnya.
Kapolresta Sorong AKBP Jimmy Tuilan menjawab pertanyaan SH membenarkan telah melakukan pengamanan ketat pada pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Sekitar 700 anggota polisi dan Brimob dikerahkan disertai dengan penembak jitu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena proses Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong memanas.

sumber www.tempointeraktif.com

Tidak ada komentar: