Senin, 14 Juli 2008

Kota Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Berita

Kota Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Berita

SORONG- Walaupun sudah memberikan yang terbaik untuk Pemkot dan masyarakat Kota Sorong, para pemain Persikos masih harus mengorbankan biaya pribadi dan waktu untuk mengikuti sesi latihan. Tentunya dalam upaya menjaga kesiapan Persikos menjelang putaran II Kompetisi Divisi III PSSI yang menurut rencana akan digelar bulan Agustus.
Salah satu yang mengeluhkan kesejahteraan para pemain tersebut yakni Daud Basna. Pemain yang cukup dikenal selama putaran I Kompetisi Divisi III PSSI di Kota Sorong beberapa waktu lalu mengaku selama latihan tidak ada perhatian dari pengurus maupun KONI Kota Sorong. Karena selama ini pemain datang latihan hanya menggunakan uang taksi sendiri sehingga seperti tidak ada dukungan dari pemerintah.
“Kondisi ini jelas membuat kita macam su malas latihan karena sering teman-teman mereka beralasan tidak ada uang taksi jadi tidak datang latihan,”ujar Daud Basna kepada Radar Sorong kemarin.
Selain itu, kata Daud Basna, sebenarnya ada sebagian pemain Persikos yang tahun ini tamat SMA dan hendak melanjutkan kuliah di kota lain harus diurungkan hanya demi Persikos justru melanjutkan kuliah di Kota Sorong. “Sebenarnya teman-teman lain mereka sudah mau berangkat tapi terpaksa harus tinggal karena putaran kedua sudah mulai jalan,”ungkapnya.
Terkait masalah kesejahteraan para pemain inilah, Daud Basna menegaskan jelas nantinya akan berdampak pada akan dapat menurunkan semangat dan ambisi mereka dalam kancah persepakbolaan di Kota Sorong. Hal yang dirasakanya ini, ia merasa yakin juga turut dirasakan oleh pelatihnya karena dari sisi control atau pengawasan tidak ada dari pengurus Persikos. “Jangankan uang taksi yang mereka korbankan demi mempertahankan nama besar masyarakat Kota Sorong tetapi masalah kesejaheraan mereka tidak pun tidak ada,”tegasnya.
Ditambahkan, para pemain Persikos sangat salut kepada Pemkab Sorong Selatan yang memberikan perhatian besar kepada pemain Persisos yan akan berlaga di kompetisi yang sama. ”Sorong Selatan yang daerah pemekaran saja pemerintah perhatikan mereka (pemain Persisos, red),”ujar Daud Basna.
sumber www.radarsorong.com

Tidak ada komentar: